Wisuda dan Pengesahan Warga Baru, Bupati Tanjabbar Apresiasi Perguruan Silat PSHT Hadiri Wisuda Tingkat 1 warga PSHT, H. Hairan Disambut Antusias Ratusan pendekar Silat Tidak Tersentuk Pembangunan, Tiga Ruang Belajar SMKN 1 Tanjab Barat Roboh Akibat Rapuh Sandiaga Uno Akan Hadir Malam Arakan Sahur Sembilan Pejabat Eselon ll Tanjab Barat Dilantik Bupati di Jembatan

Home / Tanjab Barat

Jumat, 19 September 2025 - 09:52 WIB

Seorang Pria Ditemukan Meninggal di Kebun Sawit PT CKT, Diduga karena Riwayat Sakit

Tanjab Barat, Wartajambi.id  — Seorang pria bernama JP. Manalu (45) ditemukan meninggal dunia di area kebun sawit PT CKT Afdeling 3, Dusun Mudo, Kecamatan Muara Papalik, Kabupaten Tanjab Barat pada Kamis, 18 September 2025.

Korban yang diketahui memiliki riwayat penyakit asam lambung, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuhnya.

​Penemuan ​Mayat JP. Manalu pertama kali ditemukan sekitar pukul 09.00 WIB oleh Yomi Ardiansyah (27), seorang mandor HPT (Hama Penyakit Tanaman) di PT CKT.

Berdasarkan keterangan saksi, Yomi sedang berpatroli untuk mengecek anggotanya ketika dia melihat sesosok tubuh tergeletak di areal kebun Blok M.3. Setelah didekati, Yomi mencoba memanggil korban, namun tidak ada respons.
​Yomi segera menghubungi Kanit Security PT CKT, Jupri (27). Bersama Jupri, Yomi kembali mengecek korban dan memastikan bahwa pria tersebut sudah tidak bergerak.

Kondisi korban saat ditemukan telungkup, mengenakan kaos dan celana panjang hitam, serta sepatu bot. Di dekatnya, ditemukan sebuah karung dan bekal makanan.
​Jupri kemudian langsung melaporkan kejadian tersebut kepada pihak Polsek Merlung untuk ditindaklanjuti.

​Keterangan Keluarga dan Hasil Visum
​Istri korban, LB. Silaban (33), membenarkan bahwa mayat yang ditemukan adalah suaminya. Menurutnya, JP. Manalu berangkat dari rumah pada pukul 06.30 WIB untuk memanen berondolan buah sawit di area kebun PT CKT.

​LB. Silaban juga mengungkapkan bahwa suaminya memiliki riwayat sakit asam lambung dan sempat mengeluhkannya sebelum berangkat kerja. Korban sempat berobat di Puskesmas Pembantu Bidan Desa pada Senin, 15 September 2025.
​Berdasarkan hasil Visum et Repertum yang dilakukan oleh dr. Mutiara Rizki dari RS Suryah Khairudin Merlung, korban tiba di rumah sakit dalam kondisi sudah meninggal dunia.

Baca Juga  Bupati Hadiri Tanjabbar Pelepasan Siswa/i dan Wisuda Tahfizul Qur'an SMAN 8 Kualatungkal 

Hasil pemeriksaan menunjukkan tidak ditemukan adanya luka atau tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dokter memperkirakan korban meninggal tidak lebih dari 6 jam sebelum ditemukan.
​Penyelidikan Lebih Lanjut

​Kapolsek Merlung, AKP Agung Heru W., SH, MH, mengonfirmasi bahwa dari olah TKP dan hasil visum, tidak ada indikasi tindak kriminal. Fakta-fakta yang ditemukan di lapangan menguatkan dugaan bahwa korban meninggal dunia akibat riwayat sakit yang dideritanya bahwa kematian korban adalah murni akibat sakit.  (Agn/*)

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Hadiri Paripurna DPRD, Bupati Anwar Sadat Tegaskan Komitmen Transparansi dan Akuntabilitas Pemerintahan

Tanjab Barat

Pemerintahan Anwar Sadat Sukses, Inspektorat Jambi Beri Predikat “Baik” untuk Tanjab Barat

Tanjab Barat

Bupati Tanjabbar Apresiasi Kegiatan Bootcamp Character Building Anak-Anak Kampung Nelayan

Tanjab Barat

Wisuda dan Pengesahan Warga Baru, Bupati Tanjabbar Apresiasi Perguruan Silat PSHT

Tanjab Barat

Sambut Hangat Kunjungan Ketua PWI Provinsi Jambi, Hairan Ucapkan Terimakasih

Tanjab Barat

Resahkan Warga Kampung Nelayan, Pengedar Sabu Ditangkap Polisi

Tanjab Barat

DPRD Tanjab Barat Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Nota Ranperda APBD Tahun Anggaran 2026

Tanjab Barat

Serangan Buaya di Betara Satu Anak Meninggal Dunia, Satu Alami Luka-Luka