Wisuda dan Pengesahan Warga Baru, Bupati Tanjabbar Apresiasi Perguruan Silat PSHT Hadiri Wisuda Tingkat 1 warga PSHT, H. Hairan Disambut Antusias Ratusan pendekar Silat Tidak Tersentuk Pembangunan, Tiga Ruang Belajar SMKN 1 Tanjab Barat Roboh Akibat Rapuh Sandiaga Uno Akan Hadir Malam Arakan Sahur Sembilan Pejabat Eselon ll Tanjab Barat Dilantik Bupati di Jembatan

Home / Tanjab Barat

Jumat, 12 Juni 2026 - 03:21 WIB

Nurkholis Apresiasi Inovasi Pilah Sampah di Muara Papalik, Dorong Lingkungan Bersih dan Produktif

TANJAB BARAT, Wartajambi.id – Komitmen membangun budaya peduli lingkungan terus diperkuat di Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Anggota DPRD Dapil III, Nurkholis, S.T., turut menghadiri kegiatan Launching Inovasi Gerakan Pilah-pilah Sampah yang digelar di Kecamatan Muara Papalik, Jumat (12/6/2026).

 

Kegiatan yang diinisiasi sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah sejak dari sumbernya tersebut mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk unsur legislatif, pemerintah daerah, dunia pendidikan, dan masyarakat.

 

Usai kegiatan, Nurkholis menyampaikan apresiasinya terhadap inovasi yang lahir dari Kecamatan Muara Papalik. Menurutnya, gerakan memilah sampah merupakan langkah konkret dalam mengatasi persoalan lingkungan sekaligus membangun kebiasaan positif di tengah masyarakat.

 

“Persoalan sampah tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah. Kesadaran masyarakat menjadi kunci utama. Saya sangat mengapresiasi inovasi yang dilakukan Kecamatan Muara Papalik karena mampu mengajak masyarakat untuk mulai memilah sampah dari rumah,” ujar Nurkholis.

 

Ia menilai program tersebut tidak hanya berdampak pada kebersihan lingkungan, tetapi juga memiliki potensi ekonomi apabila sampah yang dipilah dapat diolah menjadi produk bernilai jual.

 

“Kita melihat bagaimana limbah plastik bisa dimanfaatkan menjadi paving block. Ini merupakan langkah yang sangat baik karena selain mengurangi sampah, juga dapat membuka peluang usaha dan meningkatkan ekonomi masyarakat,” tambahnya.

 

Sementara itu, Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., menegaskan bahwa persoalan sampah merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat dan tidak semata-mata menjadi tugas pemerintah daerah maupun Dinas Lingkungan Hidup.

 

Menurut Bupati, pemerintah pusat melalui Kementerian Lingkungan Hidup saat ini terus mendorong perubahan sistem pengelolaan sampah nasional, di mana rumah tangga, perkantoran, hingga perusahaan diwajibkan mengelola sampahnya secara mandiri.

Baca Juga  Wakil Ketua DPRD Tanjab Barat Gelar Reses di Pematang Lumut, Warga Sampaikan Usulan Pembangunan

 

“Ke depan, sampah tidak lagi hanya dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir. Perusahaan wajib mengelola sampahnya sendiri, demikian juga rumah tangga dan perkantoran. Sampah adalah tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.

 

Bupati juga mengungkapkan bahwa Kabupaten Tanjung Jabung Barat bersama sejumlah daerah di Provinsi Jambi telah menjalin kerja sama pengelolaan sampah menjadi energi listrik yang akan dipusatkan di Kota Jambi. Dalam sistem tersebut, daerah akan berfungsi sebagai depo atau tempat penampungan sementara sebelum sampah diolah menjadi sumber energi.

 

Selain itu, Bupati memberikan apresiasi kepada Kecamatan Muara Papalik dan SMA Negeri 12 Muara Papalik yang berhasil menghadirkan inovasi pengolahan limbah plastik menjadi paving block.

 

Menurutnya, inovasi tersebut dapat menjadi solusi dalam mengurangi volume sampah plastik sekaligus menciptakan nilai ekonomi baru bagi masyarakat.

 

“Jika produksi dan kualitasnya terus ditingkatkan, paving block hasil karya anak-anak kita ini berpotensi dipasarkan ke kantor pemerintah, desa, hingga perusahaan yang membutuhkan,” katanya.

 

Sebagai bentuk keseriusan dalam pengelolaan sampah, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat juga berencana membangun Pusat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (P3SR) di sejumlah wilayah, termasuk Kecamatan Muara Papalik.

Melalui fasilitas tersebut, sampah akan dipilah sesuai jenisnya untuk kemudian diolah menjadi pupuk maupun produk daur ulang bernilai ekonomi.

 

Bupati menyebutkan, produksi sampah di Kabupaten Tanjung Jabung Barat saat ini mencapai sekitar 100 hingga 200 ton per hari. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi seluruh pihak agar persoalan sampah dapat ditangani secara berkelanjutan.

 

Dalam kesempatan tersebut, Anwar Sadat juga mengapresiasi Camat Muara Papalik yang dinilai berhasil menggerakkan masyarakat untuk aktif dalam kegiatan gotong royong dan menjaga kebersihan lingkungan. Ia berharap inovasi serupa dapat menjadi contoh bagi kecamatan lainnya di Tanjung Jabung Barat.

Baca Juga  Semarak Ramadhan! Bupati Tanjab Barat Pimpin Gotong Royong di Sejumlah Masjid

 

Kegiatan launching Gerakan Pilah-pilah Sampah ini turut dihadiri Bupati Tanjung Jabung Barat, Staf Ahli Bupati, para Asisten, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, lurah, kepala desa, tokoh masyarakat, serta sejumlah undangan lainnya.

 

Melalui gerakan tersebut, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah semakin meningkat sehingga terwujud lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.  (Agn/*)

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Ketua DPRD Tanjab Barat Hadiri Haul Akbar Syekh Abdul Qadir Al-Jailani di Ponpes Al-Baqiyatush Shalihat Kuala Tungkal

Tanjab Barat

Serius Hadapi MTQH 2026, Tanjab Barat Siapkan Kafilah Unggulan Sejak Dini

Tanjab Barat

Ketua Tim Koalisi UAS-Katamso betandang ke posko Srikandi “Umora”, Bunda Rita siap menangkan UAS-Katamso

Tanjab Barat

Paskibraka Tanjab Barat Resmi Dikukuhkan, Ketua DPRD: Mereka Adalah Putra-Putri Terbaik Daerah

Tanjab Barat

Polres Tanjab Barat Kunjungi Purnawirawan, Wujudkan Rasa Hormat dan Silaturahmi

Tanjab Barat

Dorong Swasembada Pangan, Wabup Katamso Hadiri Pelantikan HKTI Jambi

Tanjab Barat

Khataman Al-Qur’an BAZNAS, Bupati Tanjab Barat Perkuat Ukhuwah dan Kepedulian

Tanjab Barat

Kepala Desa Muntialo Hadiri Pelepasan Peserta Didik PAUD Cempaka Ungu Angkatan ke-XI Tahun 2023/2024