Korupsi Rp 126 Miliar, Kejari Tanjab Barat Tahan Mantan Komisaris PT PSJ

- Redaksi

Senin, 9 Desember 2024 - 19:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanjab Barat, Wartajambi.id – Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat) resmi menahan satu tersangka dalam kasus Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) yang melibatkan PT Produk Sawitindo Jambi (PSJ). Kasus ini telah merugikan negara sebesar Rp 126 miliar.

Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Tanjab Barat, Sudarmanto, menjelaskan bahwa penyidik menetapkan satu orang tersangka, yakni SST, mantan Direktur Utama PT PSJ periode 2002-2008 sekaligus Komisaris PT PSJ periode 2008-2010. “Hari ini, tersangka SST telah resmi ditahan selama 20 hari di Lapas Kuala Tungkal,” ujar Sudarmanto saat konferensi pers, Senin (9/12/24).

Sudarmanto mengungkapkan, pihaknya telah memanggil tiga orang tersangka untuk pemeriksaan, tetapi hanya SST yang hadir. “Dua tersangka lainnya, yang juga mantan Direktur Utama dan mantan Direktur Operasional PT PSJ, akan segera kami jadwalkan ulang untuk pemanggilan dan pemeriksaan lebih lanjut,” katanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasus ini berkaitan dengan penyalahgunaan kawasan hutan dan penguasaan lahan transmigrasi di Kecamatan Batang Asam, Kabupaten Tanjab Barat, untuk perkebunan kelapa sawit yang dikelola oleh PT PSJ. Tersangka SST diduga memiliki peran besar dalam menyebabkan kerugian negara.

“Atas perbuatannya, tersangka SST disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1) dan Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 junto Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Ancaman hukuman maksimal adalah 15 tahun penjara,” jelas Sudarmanto.

Kejari Tanjabbar menegaskan komitmennya untuk menuntaskan kasus besar ini hingga tuntas. “Ini adalah bagian dari upaya kami memberantas korupsi serta memulihkan kerugian negara,” tutup Sudarmanto.

Kasus ini kini menjadi perhatian besar masyarakat, mengingat skala kerugian dan langkah tegas yang diambil Kejari Tanjab Barat. (*)

Baca Juga  Mutasi di Polres Tanjab Barat, Kapolres Harap Pejabat Baru Cepat Beradaptasi

 

Berita Terkait

Buka Lontar Fair 2026, Wabup Tanjab Barat Katamso Apresiasi Sinergi PT LPPPI Dorong Ekonomi Daerah
Api Merembet Saat Bakar Sampah, Lahan di Sungai Nibung Berhasil Dipadamkan Warga
Bupati Tanjung Jabung Barat Apresiasi Layanan Literasi Digital Dispusip di Bazar Ekraf
Bupati Tanjung Jabung Barat Resmikan Lomba Layangan, WFC Kuala Tungkal Jadi Pusat Pelestarian Permainan Tradisional
Bupati Anwar Sadat Pimpin Pramuka Tanjab Barat Bersih-Bersih Kota Kuala Tungkal
Ratusan Pemancing Padati WFC Kuala Tungkal, Lomba Mancing Jadi Wadah Kebersamaan Warga
Bupati Tanjung Jabung Barat Apresiasi Kolaborasi Budaya Minang dan India di Malam Serengkuh Dayung
Serangan Buaya di Betara Satu Anak Meninggal Dunia, Satu Alami Luka-Luka
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 09:23 WIB

Buka Lontar Fair 2026, Wabup Tanjab Barat Katamso Apresiasi Sinergi PT LPPPI Dorong Ekonomi Daerah

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:13 WIB

Api Merembet Saat Bakar Sampah, Lahan di Sungai Nibung Berhasil Dipadamkan Warga

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:32 WIB

Bupati Tanjung Jabung Barat Apresiasi Layanan Literasi Digital Dispusip di Bazar Ekraf

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 19:24 WIB

Bupati Tanjung Jabung Barat Resmikan Lomba Layangan, WFC Kuala Tungkal Jadi Pusat Pelestarian Permainan Tradisional

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:27 WIB

Ratusan Pemancing Padati WFC Kuala Tungkal, Lomba Mancing Jadi Wadah Kebersamaan Warga

Selasa, 4 Agustus 2026 - 19:29 WIB

Bupati Tanjung Jabung Barat Apresiasi Kolaborasi Budaya Minang dan India di Malam Serengkuh Dayung

Selasa, 4 Agustus 2026 - 19:22 WIB

Serangan Buaya di Betara Satu Anak Meninggal Dunia, Satu Alami Luka-Luka

Selasa, 4 Agustus 2026 - 11:39 WIB

Bupati Anwar Sadat Luncurkan GASKAN SAJA, Khitan Gratis Tersedia Sepanjang Tahun di Tanjab Barat

Berita Terbaru