Mahakarya Jemari Persit Tanjab Bersinar di Balai Kartini, Eceng Gondok Disulap Jadi Produk Premium

- Redaksi

Senin, 11 Mei 2026 - 05:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Wartajambi.id – Kreativitas dan ketelatenan anggota Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cabang XXVI Kodim 0419/Tanjab kembali mencuri perhatian. Memasuki hari ketiga sekaligus penutupan pelatihan kerajinan eceng gondok di Balai Kartini Jakarta, para peserta berhasil menampilkan karya anyaman bernilai estetika tinggi yang siap menembus pasar modern dan premium.

 

Suasana aula Balai Kartini sejak pagi tampak berbeda. Tumpukan serat eceng gondok yang pada hari-hari sebelumnya masih berupa bahan mentah, kini berubah menjadi deretan keranjang buah elegan dengan sentuhan akhir yang rapi dan profesional. Hari terakhir pelatihan menjadi momen paling penting karena seluruh peserta fokus pada proses finishing untuk menyempurnakan kualitas produk.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Pada tahap ini, ibu-ibu Persit melakukan trimming atau perapihan serat-serat halus yang masih mencuat agar permukaan anyaman terasa lebih lembut dan nyaman disentuh. Setelah itu, produk memasuki proses coating menggunakan bahan ramah lingkungan untuk memberikan efek mengilap sekaligus melindungi anyaman dari jamur dan kelembapan.

 

Salah satu koordinator pelatihan menyebut, proses finishing menjadi penentu utama kualitas sebuah produk kerajinan tangan.

 

“Di tahap akhir inilah karakter produk benar-benar terlihat. Warna alami eceng gondok menjadi lebih hidup dan terlihat eksklusif. Kami ingin hasil karya ini tidak hanya kuat, tetapi juga memiliki nilai seni tinggi,” ujarnya.

 

Balai Kartini yang dikenal sebagai simbol perjuangan perempuan turut memberikan semangat tersendiri bagi para peserta. Pelatihan ini tidak hanya mengajarkan keterampilan menganyam, tetapi juga menanamkan nilai kemandirian ekonomi bagi keluarga prajurit.

 

Beragam motif anyaman seperti motif melati, tulang ikan hingga pola minimalis modern berhasil ditampilkan dengan detail yang memukau. Keranjang buah hasil karya Persit Tanjab tampak kokoh, artistik, dan memiliki daya tarik khas produk kerajinan berbahan alami.

Baca Juga  Bidik Predikat Nindya, Tanjab Barat Jalani Verifikasi KLA 2025: Komitmen Nyata untuk Anak Bangsa

 

Selain praktik pembuatan produk, peserta juga mendapatkan pembekalan mengenai strategi pemasaran dan peluang usaha kreatif. Para anggota Persit diajak memahami kebutuhan pasar modern yang kini semakin mengutamakan produk ramah lingkungan dan berkonsep sustainable living.

 

Kerajinan berbahan eceng gondok dinilai memiliki peluang besar karena mampu menghadirkan produk dekorasi rumah yang unik tanpa bergantung pada bahan plastik. Produk tersebut juga dinilai sesuai dengan tren gaya hidup hijau yang terus berkembang di perkotaan.

 

Menjelang penutupan kegiatan, deretan keranjang yang telah selesai dipoles tampak berjajar rapi memenuhi aula. Momen itu menjadi simbol keberhasilan para peserta mengubah tanaman liar yang selama ini dianggap gulma menjadi produk bernilai ekonomi tinggi.

 

Ketua Persit KCK Cabang XXVI Tanjab dalam sambutannya berharap keterampilan yang diperoleh selama pelatihan dapat terus dikembangkan dan dibagikan kepada masyarakat di daerah.

 

“Ilmu ini jangan berhenti di sini. Jadikan keterampilan ini sebagai peluang usaha yang mampu membantu ekonomi keluarga dan masyarakat sekitar,” pesannya.

 

Pelatihan tersebut menjadi bukti bahwa kreativitas, ketekunan, dan semangat pemberdayaan mampu melahirkan karya bernilai tinggi. Dari rawa-rawa Tanjung Jabung Barat, eceng gondok kini menjelma menjadi produk elegan yang membawa harum nama daerah hingga ke panggung nasional.  (Agn)

Berita Terkait

Buka Lontar Fair 2026, Wabup Tanjab Barat Katamso Apresiasi Sinergi PT LPPPI Dorong Ekonomi Daerah
Api Merembet Saat Bakar Sampah, Lahan di Sungai Nibung Berhasil Dipadamkan Warga
Bupati Tanjung Jabung Barat Apresiasi Layanan Literasi Digital Dispusip di Bazar Ekraf
Bupati Tanjung Jabung Barat Resmikan Lomba Layangan, WFC Kuala Tungkal Jadi Pusat Pelestarian Permainan Tradisional
Bupati Anwar Sadat Pimpin Pramuka Tanjab Barat Bersih-Bersih Kota Kuala Tungkal
Ratusan Pemancing Padati WFC Kuala Tungkal, Lomba Mancing Jadi Wadah Kebersamaan Warga
Bupati Tanjung Jabung Barat Apresiasi Kolaborasi Budaya Minang dan India di Malam Serengkuh Dayung
Serangan Buaya di Betara Satu Anak Meninggal Dunia, Satu Alami Luka-Luka
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 09:23 WIB

Buka Lontar Fair 2026, Wabup Tanjab Barat Katamso Apresiasi Sinergi PT LPPPI Dorong Ekonomi Daerah

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:13 WIB

Api Merembet Saat Bakar Sampah, Lahan di Sungai Nibung Berhasil Dipadamkan Warga

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:32 WIB

Bupati Tanjung Jabung Barat Apresiasi Layanan Literasi Digital Dispusip di Bazar Ekraf

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 19:24 WIB

Bupati Tanjung Jabung Barat Resmikan Lomba Layangan, WFC Kuala Tungkal Jadi Pusat Pelestarian Permainan Tradisional

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:27 WIB

Ratusan Pemancing Padati WFC Kuala Tungkal, Lomba Mancing Jadi Wadah Kebersamaan Warga

Selasa, 4 Agustus 2026 - 19:29 WIB

Bupati Tanjung Jabung Barat Apresiasi Kolaborasi Budaya Minang dan India di Malam Serengkuh Dayung

Selasa, 4 Agustus 2026 - 19:22 WIB

Serangan Buaya di Betara Satu Anak Meninggal Dunia, Satu Alami Luka-Luka

Selasa, 4 Agustus 2026 - 11:39 WIB

Bupati Anwar Sadat Luncurkan GASKAN SAJA, Khitan Gratis Tersedia Sepanjang Tahun di Tanjab Barat

Berita Terbaru