Wabup Katamso Sambut Tim Kementerian Kehutanan, Mangrove Pangkal Babu Diproyeksikan Jadi Pilar Ketahanan Pesisir

- Redaksi

Selasa, 5 Mei 2026 - 08:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANJAB BARAT, Wartajambi.id – Komitmen Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat), dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir kembali mendapat perhatian dari pemerintah pusat. Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. H. Katamso, S.A., S.E., M.E., menyambut langsung kedatangan Tim Verifikasi dan Asistensi Kementerian Kehutanan Republik Indonesia di Kawasan Wisata Mangrove Pangkal Babu, Desa Tungkal I, Kecamatan Tungkal Ilir, Selasa (05/05/2026).

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari proses verifikasi lapangan terhadap proposal usulan pengelolaan mangrove berkelanjutan yang diajukan Pemkab Tanjab Barat, sebagai upaya memperkuat ketahanan wilayah pesisir dari ancaman abrasi dan perubahan iklim.

Tim verifikasi dipimpin oleh Staf Ahli Menteri Bidang Hubungan Antar Lembaga, Fahrizal Fitri, bersama Staf Ahli Menteri Bidang Revitalisasi Industri Kehutanan, Novia Widyaningtyas. Kehadiran tim ini disambut hangat oleh jajaran pemerintah daerah yang turut mendampingi peninjauan langsung ke area mangrove.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Wabup Katamso menyampaikan apresiasi atas perhatian dan keseriusan pemerintah pusat dalam mendukung pengembangan mangrove di daerahnya.

“Kami sangat berterima kasih atas kehadiran tim kementerian yang telah menempuh perjalanan panjang untuk melihat langsung kondisi di Pangkal Babu. Ini menjadi bukti nyata perhatian pemerintah pusat terhadap daerah kami,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah pusat, daerah, akademisi, serta masyarakat menjadi kunci utama dalam mewujudkan pengelolaan mangrove yang berkelanjutan dan berdampak luas.

“Kami berharap, melalui kunjungan ini, program pengembangan mangrove dapat segera direalisasikan. Ini bukan hanya soal lingkungan, tetapi juga menyangkut kesejahteraan masyarakat pesisir,” tambahnya.

Sementara itu, Fahrizal Fitri mengaku terkesan dengan kondisi mangrove di Pangkal Babu yang dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan secara berkelanjutan.

Baca Juga  Bupati Anwar Sadat: Akatara Gas Facility Jadi Langkah Nyata Menuju Kemandirian Energi Daerah

“Apa yang kami lihat di lapangan sesuai dengan paparan yang telah disampaikan sebelumnya. Kami sangat mendukung upaya ini, dan dalam waktu dekat akan ada keputusan terkait kelanjutan program ini,” ungkapnya.

Program yang diusulkan mencakup berbagai aspek strategis, mulai dari penguatan kebijakan dan kelembagaan, rehabilitasi ekosistem mangrove, hingga peningkatan ekonomi masyarakat sekitar melalui pengelolaan berbasis lingkungan.

Kunjungan ini juga dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya akademisi dari Universitas Jambi yang juga Kepala Pusat Lingkungan Hidup LPPM UNJA, Prof. Dr. Ir. Rosyani, M.S, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Disparpora, Sekretaris Dinas Perikanan, serta Ketua GOW Tanjung Jabung Barat.

Dengan adanya verifikasi ini, Mangrove Pangkal Babu diharapkan tidak hanya menjadi destinasi wisata unggulan, tetapi juga menjadi benteng alami yang mampu menjaga keseimbangan ekosistem sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir. (Agn/*)

Berita Terkait

Buka Lontar Fair 2026, Wabup Tanjab Barat Katamso Apresiasi Sinergi PT LPPPI Dorong Ekonomi Daerah
Api Merembet Saat Bakar Sampah, Lahan di Sungai Nibung Berhasil Dipadamkan Warga
Bupati Tanjung Jabung Barat Apresiasi Layanan Literasi Digital Dispusip di Bazar Ekraf
Bupati Tanjung Jabung Barat Resmikan Lomba Layangan, WFC Kuala Tungkal Jadi Pusat Pelestarian Permainan Tradisional
Bupati Anwar Sadat Pimpin Pramuka Tanjab Barat Bersih-Bersih Kota Kuala Tungkal
Ratusan Pemancing Padati WFC Kuala Tungkal, Lomba Mancing Jadi Wadah Kebersamaan Warga
Bupati Tanjung Jabung Barat Apresiasi Kolaborasi Budaya Minang dan India di Malam Serengkuh Dayung
Serangan Buaya di Betara Satu Anak Meninggal Dunia, Satu Alami Luka-Luka
Berita ini 15 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 09:23 WIB

Buka Lontar Fair 2026, Wabup Tanjab Barat Katamso Apresiasi Sinergi PT LPPPI Dorong Ekonomi Daerah

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:13 WIB

Api Merembet Saat Bakar Sampah, Lahan di Sungai Nibung Berhasil Dipadamkan Warga

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:32 WIB

Bupati Tanjung Jabung Barat Apresiasi Layanan Literasi Digital Dispusip di Bazar Ekraf

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 19:24 WIB

Bupati Tanjung Jabung Barat Resmikan Lomba Layangan, WFC Kuala Tungkal Jadi Pusat Pelestarian Permainan Tradisional

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:27 WIB

Ratusan Pemancing Padati WFC Kuala Tungkal, Lomba Mancing Jadi Wadah Kebersamaan Warga

Selasa, 4 Agustus 2026 - 19:29 WIB

Bupati Tanjung Jabung Barat Apresiasi Kolaborasi Budaya Minang dan India di Malam Serengkuh Dayung

Selasa, 4 Agustus 2026 - 19:22 WIB

Serangan Buaya di Betara Satu Anak Meninggal Dunia, Satu Alami Luka-Luka

Selasa, 4 Agustus 2026 - 11:39 WIB

Bupati Anwar Sadat Luncurkan GASKAN SAJA, Khitan Gratis Tersedia Sepanjang Tahun di Tanjab Barat

Berita Terbaru