Wisuda dan Pengesahan Warga Baru, Bupati Tanjabbar Apresiasi Perguruan Silat PSHT Hadiri Wisuda Tingkat 1 warga PSHT, H. Hairan Disambut Antusias Ratusan pendekar Silat Tidak Tersentuk Pembangunan, Tiga Ruang Belajar SMKN 1 Tanjab Barat Roboh Akibat Rapuh Sandiaga Uno Akan Hadir Malam Arakan Sahur Sembilan Pejabat Eselon ll Tanjab Barat Dilantik Bupati di Jembatan

Home / Tanjab Barat

Jumat, 7 Juni 2024 - 19:35 WIB

Intimidasi Wartawan, Oknum PJs Kades Merlung Terancam Sanksi

KUALATUNGKAL, Wartajambi.id – Puspandi, SE, oknum Pejabat Sementara (PJs) Kepala Desa Merlung, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, yang juga merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS) aktif, terancam sanksi akibat tindakan dan sikapnya terhadap wartawan.

 

Perilaku Puspandi sebagai PJs Kades Merlung diduga tidak mencerminkan sikap seorang pemimpin desa yang diamanahkan untuk melayani masyarakat.

 

Sebagai PNS aktif, tindakannya juga tidak menunjukkan etika yang baik dalam menjalankan tugas dan kewajiban sebagai pelayan publik. Ini terbukti dari tindakannya yang mengintimidasi wartawan saat menjalankan tugas jurnalistik sesuai dengan undang-undang Nomor 40 Tahun 1999.

 

Sekretaris Daerah Kabupaten Tanjab Barat, H. Dahlan, S.Sos., MM, menyoroti masalah ini. “Seorang PNS itu adalah abdi negara dan abdi masyarakat,” ujar Sekda saat dikonfirmasi media pada Kamis (6/6/2024).

 

Dia juga telah menginstruksikan Camat Merlung untuk menyelidiki masalah tersebut lebih lanjut.

Dahlan menyatakan bahwa sanksi yang akan diberikan kepada PNS yang bersikap arogan akan sesuai dengan tingkat kesalahannya, mulai dari teguran lisan hingga sanksi administrasi.

 

“Kita lihat kesalahannya, mulai dari teguran lisan, sampai administrasi,” tegasnya.

 

Kepala Dinas PMD Kabupaten Tanjab Barat, M. Nasir, juga menyampaikan keprihatinannya. “Media adalah mitra kerja pemerintah, termasuk desa. Media berkontribusi dalam pengawasan terhadap program yang kita laksanakan di tengah masyarakat,” jelasnya.

 

Nasir mengatakan pihaknya akan segera memanggil PJs Kades Merlung untuk mendapatkan klarifikasi lebih lanjut. “Kami ingin mendengar lebih detail lagi apa penyebab terjadinya tindakan pengusiran terhadap rekan wartawan yang sedang menjalankan tugas profesinya,” ujarnya.

 

Insiden ini bermula ketika Zulkatan, wartawan Inspirasi Jambi, mendatangi kantor desa Merlung bersama rekan-rekannya untuk menghimpun informasi terkait penggunaan dana desa. “Saat itu, awalnya pembicaraan biasa-biasa saja. Namun saat dikonfirmasi soal infografik tahun 2024 yang tidak merinci beberapa item pembangunan, situasi berubah,” kata Zulkatan, Rabu (5/6/2024).

Baca Juga  Wabup Katamso Bantu Warga Terdampak Kebakaran, Dokumen dan Ijazah Dijamin Diterbitkan Ulang

 

Puspandi yang merasa tidak nyaman dengan pertanyaan wartawan tersebut, tiba-tiba meninju pintu ruangan dengan keras dan mengusir wartawan dengan suara lantang. “Jauh kamu.. jauh kamu dari sini,” ujarnya.

 

Wartawan yang mencoba tetap tenang akhirnya dipaksa keluar kantor oleh staf desa. Di luar kantor, Puspandi kembali melontarkan kata-kata kasar dan tidak pantas.

 

Sekarang, dengan sorotan tajam dari Sekda dan Kepala Dinas PMD, Puspandi harus menghadapi konsekuensi dari tindakannya tersebut. Perkembangan lebih lanjut mengenai sanksi yang akan dijatuhkan kepada Puspandi akan terus dipantau oleh pihak berwenang dan media.  (*)

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Menjembatani Pertahanan dan Pembangunan, Tanjab Barat Sambut Sang Jenderal

Tanjab Barat

DPRD Tanjab Barat Setujui Raperda Strategis, Industri Jadi Fokus Pembangunan 20 Tahun ke Depan

Tanjab Barat

Di hari ke-2, KPU Tanjab Barat, menerima Pendaftaran Pilkada Pasangan Cici – Muklis

Tanjab Barat

Sinergi Bupati Tanjab Barat–BPS, Fondasi Data Berkualitas Menuju Kebijakan Unggul

Tanjab Barat

Peduli Warga Tertimpa Musibah, Albert Chaniago Serahkan Bantuan ke Korban Kebakaran

Tanjab Barat

Pj Walikota Jambi Buka Orientasi dan Pembekalan Jurnalis se-Provinsi Jambi dihadiri Ketua PWI Provinsi

Tanjab Barat

Sakit Hati Berujung Tikaman, Nyawa Pemuda Kuala Tungkal Melayang

Tanjab Barat

Bupati Anwar Sadat Dorong Penguatan Manajemen Talenta ASN Lewat Komitmen Meritokrasi