Wisuda dan Pengesahan Warga Baru, Bupati Tanjabbar Apresiasi Perguruan Silat PSHT Hadiri Wisuda Tingkat 1 warga PSHT, H. Hairan Disambut Antusias Ratusan pendekar Silat Tidak Tersentuk Pembangunan, Tiga Ruang Belajar SMKN 1 Tanjab Barat Roboh Akibat Rapuh Sandiaga Uno Akan Hadir Malam Arakan Sahur Sembilan Pejabat Eselon ll Tanjab Barat Dilantik Bupati di Jembatan

Home / Tanjab Barat

Senin, 4 Agustus 2025 - 23:39 WIB

Bupati Anwar Sadat Apresiasi Inisiatif BPDASHL dan KKMD dalam Lindungi Mangrove

KUALA TUNGKAL, Wartajambi.id – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat), terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan, khususnya ekosistem pesisir. Hal ini terlihat dari audiensi yang digelar pada Senin (4/8/2025) di Ruang Rapat Bupati, antara Bupati Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag dan Kepala Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (BPDASHL) Batanghari Jambi, Dr. Nursida, S.P., M.P.

Audiensi ini menjadi wadah strategis untuk membahas peluang dan tantangan dalam pengelolaan 2.183 hektare kawasan mangrove yang tersebar di tiga kecamatan pesisir, yakni Kuala Betara, Seberang Kota, dan Tungkal Ilir.

Kepala BPDASHL Batanghari, Dr. Nursida, menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Jambi telah membentuk Kelompok Kerja Mangrove Daerah (KKMD) sebagai langkah awal koordinasi dan konsolidasi pengelolaan mangrove yang lebih berkelanjutan.

“Partisipasi aktif Pemkab Tanjab Barat sangat penting untuk mendukung kerja-kerja lapangan. Koordinasi yang kuat dari tingkat daerah akan memperkuat sistem perlindungan dan pemanfaatan mangrove yang seimbang,” tegas Nursida.

Sementara itu, Prof. Dr. Ir. Rosyani, M.S., akademisi dari Universitas Jambi yang juga menjabat sebagai Kepala Pusat Lingkungan Hidup LPPM UNJA, mengungkapkan bahwa kawasan mangrove di pesisir Tanjab Barat memiliki setidaknya 10 spesies yang berbeda, menunjukkan tingginya keanekaragaman hayati di wilayah tersebut.

“Potensi ini bukan hanya untuk konservasi, tapi juga membuka peluang ekonomi berbasis ekowisata, budidaya perikanan ramah lingkungan, hingga produk turunan mangrove,” jelas Rosyani.

Mewakili Bupati, Asisten Ekonomi Pembangunan Ir. H. Firdaus Khatab menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten menyambut baik inisiatif pengelolaan mangrove ini. Ia menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan masyarakat lokal dan dunia usaha, menjadi kunci keberhasilan program.

“Ekosistem mangrove sangat vital. Pemerintah daerah siap mendukung dengan langkah nyata. Kami juga mendorong partisipasi swasta, agar pemanfaatan mangrove tak hanya lestari secara ekologi, tetapi juga memberi dampak ekonomi nyata bagi masyarakat pesisir,” ujar Firdaus.

Baca Juga  PWI Jambi Berbagi Paket Lebaran dan Bukber

Audiensi ini turut dihadiri oleh Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Kepala OPD terkait, perwakilan Bappeda Provinsi Jambi, akademisi Universitas Jambi, dan sejumlah mitra sektor swasta seperti PetroChina, Jade Stone Energy, serta Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Tanjung Jabung Barat.

Langkah ini menegaskan bahwa Tanjung Jabung Barat tak hanya berbicara soal pembangunan fisik, tetapi juga pembangunan berkelanjutan yang menghargai alam dan melibatkan seluruh komponen daerah untuk masa depan lingkungan yang lebih baik.  (Agn/*)

 

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Pjs. Bupati Tanjabbar Ikuti Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Pilkada Tahun 2024

Tanjab Barat

Spesial! Polres Tanjab Barat Undang Insan Pers Rayakan HPN dengan Penuh Keakraban

Tanjab Barat

Menuju Kabupaten Layak Anak, Wabup Katamso Pantau Langsung Pelayanan Puskesmas di Bram Itam

Tanjab Barat

Pjs. Bupati Hadiri Tabligh Akbar dan Haul Syekh Abdul Qadir Al-Jailani

Tanjab Barat

Jelang Pilkada Serentak, Bupati Tanjabbar Berpesan Pentingnya Menjaga Kondusivitas

Tanjab Barat

Safari Subuh, Bukti Nyata Kepedulian Pemkab Tanjab Barat pada Rakyat Kecil

Tanjab Barat

Semangat Presisi dan Kemanusiaan, Kapolres Tanjab Barat Bagikan Daging Kurban kepada Masyarakat

Tanjab Barat

Idul Adha Penuh Makna, Bupati Tanjab Barat Sambut Warga dengan Tangan Terbuka