Wisuda dan Pengesahan Warga Baru, Bupati Tanjabbar Apresiasi Perguruan Silat PSHT Hadiri Wisuda Tingkat 1 warga PSHT, H. Hairan Disambut Antusias Ratusan pendekar Silat Tidak Tersentuk Pembangunan, Tiga Ruang Belajar SMKN 1 Tanjab Barat Roboh Akibat Rapuh Sandiaga Uno Akan Hadir Malam Arakan Sahur Sembilan Pejabat Eselon ll Tanjab Barat Dilantik Bupati di Jembatan

Home / Tanjab Barat / Uncategorized

Jumat, 19 Januari 2024 - 09:59 WIB

Ada Temuan BPK Dua Tahun Lalu Di Dinas PUPR, Kok Baru Dikembalikan Rp 10 Juta

Apa Tindakan Kadis PUPR Tanjab Barat ?

TANJAB BARAT – Pada tahun 2022 lalu, ada temuan dari hasil pemeriksaan (Badan Pemeriksa Keuangan-Republik Indonesia (BPK.RI) sebesar Rp 700.000.000,- di Dinas PUPR Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Angka yang cukup fantastis itu terdapat di pekerjaan proyek peningkatan jalan dari Simpang Lumahan menuju Desa Sungai Rambai, Kecamatan Senyerang, Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Pekerjaan tahun 2022 lalu ini menjadi temuan dari hasil pemeriksaan BPK RI. Lantaran diduga akibat rendahnya mutu pekerjaan yang dilaksanakan. Serta ada indikasi tidak sesuai dengan spek yang ada. Sementara proyek ini menelan anggaran APBD murni Tahun 2022 senilai Rp 4 Miliar dengan nilai HPS sekitar Rp 3.999.000.000,- (tiga milyar sembilan ratus sembilan puluh sembilan juta rupiah). Tapi, baru dikembalikan sebanyak Rp 10.000.000,- (sepuluh juta rupiah), hingga memasuki tahun 2024.

Terkait dengan kasus ini,  Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kuala Tungkal, Marcelo Bellah, SH MH, melalui Kasi Intelnya, Muhammad Lutfi SH MH, membenarkan adanya temuan ini dan adanya permohonan bantuan hukum yang diajukan pihak Dinas PUPR Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

“Memang Pihak PUPR ada minta permohonan bantuan hukum terkait kasus ini. Tertanggal surat masuk tanggal  11 Januari 2024 lalu. Permohonan ini masuk ke Bidang Datun, untuk proses percepatan penyelesaian temuan BPK ini,” kata Kastel via Whatshapnya, Kamis (18/1/2024).

Ditanya apakah pengembalian temuan itu telah dikembalikan itu sudah sesuai dengan kerugian hasil temuan BPK ? Kasi Intel menjawab, sudah ada upaya pengembalian sebesar sepuluh juta dari pihak Kontraktornya.

“Sudah ada dikembalikan sebanyak sepuluh juta, nilainya ini memang dinilai masih kecil. Makanya pihak PUPR meminta permohonan bantuan hukum ke kita, supaya secepatnya diselesaikan,”lanjutnya.

Baca Juga  Peduli Infrastruktur, Bupati Tanjab Barat Tinjau Jalan Rusak Ditemani Kadis PUPR

Ditanya berapa lama batas waktu yang diberikan untuk penyelesaian pembayaran temuan tersebut ? Kasi Intel, tidak memberikan keterangan lebih lanjut.

Sampai berita ini diturunkan, belum ada sanksi diberikan pihak terkait pada perusahaan yang mengerjakan proyek tersebut juga pihak konsultan pengawasnya. Bahkan informasi yang diperoleh media, perusahaan ini masih mendapatkan pekerjaan proyek.

Terkait hal ini, Kepala Dinas PUPR, Apri Dasman, ST.MT  pada pemberitaan sebelumnya, mengatakan, kalau pihaknya Dinas PUPR telah menyerahkan masalah ini ke pihak Kejaksaan Negeri Kuala Tungkal, untuk permohonan bantuan hukum untuk percepatan proses penyelesaian pengembalian hasil temuan dari BPK-RI tersebut. “sedang proses penagihan oleh pihak Kejari Tanjab Barat, ” jawabnya.

Pihak konsultan pengawas dan konsultan perencana beserta PPK belum dapat dikonfirmasi terkait persoalan ini.

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Kapolres Tanjab Barat Ajak Personel Bermunajat, Jaga Keimanan dan Integritas

Tanjab Barat

Sinergi Eksekutif dan Legislatif, DPRD Tanjabbar Dengarkan Pidato Perdana Bupati

Tanjab Barat

Semangat Presisi dan Kemanusiaan, Kapolres Tanjab Barat Bagikan Daging Kurban kepada Masyarakat

Tanjab Barat

Kado HUT Kabupaten, Warga Tanjab Barat Dapatkan Operasi Katarak Gratis

Tanjab Barat

Sekda Tanjabbar Apresiasi Prestasi ASN dalam Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan XXIII

Tanjab Barat

Anwar Sadat: Sinergi Pemkab dan Ditjen Pemasyarakatan untuk Ciptakan Warga Binaan Mandiri dan Berdaya Guna

Tanjab Barat

Pidato Kenegaraan Presiden RI Menggema di Rapat Paripurna DPRD Tanjab Barat

Tanjab Barat

Tanjab Barat Menuju Lumbung Pangan, Bupati Anwar Sadat Bahas Strategi dengan KPP