Tanjabbar, Wartajambi.id – Selama 3,5 Tahun Menjabat sebagai Bupati, Drs H. Anwar Sadat antarkan Kabupaten Tanjab Barat dengan sederetan prestasi
Meskipun memimpin dalam waktu yang relatif singkat untuk jabatan seorang Bupati di wilayah nya yang berada di wilayah Ulu dan Ilir dengan kultur wilayah yang dihubungkan oleh Sungai dan parit (anak sungai) Pengabuan yang sangat luas, dengan beragam budaya masyarakat didalamnya, tidak menyurutkan langkah seorang Anwar Sadat anak salah seorang Tuan Guru Syekh Muhammad Ali bin Abdul bin Syekh Abdul Wahhab atau yang biasa disapa Tuan Guru Ali Kuala Tungkal. Lebih akrab dipanggil Ayah Ali, beliau dikenal salah seorang Mursyid Thariqah Qadiriyah wa Naqsabandiyah (TQN) asal Banjar, Kalimantan yang masih keturunan Syekh Arsyad al-Banjari yang berdakwah ke berbagai penjuru negeri hingga akhirnya mendirikan Pondok di Kota Kuala Tungkal yang terkenal Ponpes Al Baqiyatush Shalihat.
Nama Pondok ini sangat termasyur baik di Kota Kuala Tungkal, bahkan sampai ke Luar Negeri, dimana dari Pondok tersebut, telah banyak melahirkan para Ulama-ulama terkenal di Dalam Negeri juga di Luar Negeri.
Anwar Sadat merupakan Putra dari Ayah Ali ini, selama menjadi Kepala Daerah (Bupati) di Kabupaten Tanjung Jabung Barat ini, selalu berinteraksi serta berinovasi dalam memajukan Kabupaten yang dipimpinnya.
Selain membangun infrastruktur dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat nya, ditangan dingin Ustadz UAS (sapaan akrab Bupati), terbukti berbagai capaian yang telah diraih Kabupaten Tanjab Barat selama dipimpin nya, baik di tingkat Provinsi bahkan sampai tingkat Nasional.
Belum lama ini, prestasi gemilang yang ditorehkannnya, yaitu, program dari Badan amil zakat nasional (BAZNAS).
Dimana Baznas Kabupaten Tanjab Barat mendapat penghargaan terbaik pertama pada katagori, penghimpunan zakat, infaq, shadakoh, dan dana sosial keagamaan lainnya ( ZIS-DSKL).
Hal itu dibenarkan ketua Baznas Kabupaten Tanjab Barat, Muhammad Hadzhiq.
Di saat dikonfirmasikan, dirinya mengatakan, bahwa penghargaan ini kita peroleh karena dalam 3 tahun terakhir penghimpunan dana zakat, infaq dan shadaqah kita mengalami peningkatan yang cukup signifikan.
Sebelumnya, kita hanya bisa menghimpun dana sebesar Rp 400.000.000,- (empat ratus juta)/Rp 600.000.000,- (enam ratus juta) rupiah/tahun. Namun dengan kebijakan Bupati selaku ulil amri terhadap aparaturnya 3 tahun terakhir ini kita bisa menghimpun 2 milyar hingga 2,5 Milyar rupiah pertahun.
” Kita juga merupakan salah satu Kabupaten yang melakukan inovasi penghimpunan melalui acara ” Pemkab Berzakat” pada bulan Ramadhan lalu yang bertempat di rumah dinas Bupati.
Pada saat itu Bupati dan aparaturnya hingga kasubag menyalurkan zakat, infak dan sedekahnya, dan berhasil terkumpul Rp 120.000.000 (seratus dua puluh juta rupiah) “, ujar M. Hadziq.
Tak puas sampai disitu, Anwar Sadat juga berinovasi dibidang kesehatan. Dengan program pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat yang kurang mampu hanya dengan membawa kartu tanda penduduk (KTP) saja. Alhasil, program yang telah dilaunching pada 1 Agustus 2024 lalu itu sontak menjadi perhatian pemerintah pusat.
Dari data yang berhasil dihimpun media ini, Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag, telah berhasil meraih suara presentasi gemilang di tingkat Nasional. Dengan menerima penghargaan Universal Health Coverage (UHC) tahun 2024 dalam sebuah acara yang digelar di Krakatau Ballroom, TMII, Jakarta Timur, pada Kamis (8/8/2024) lalu.
Penghargaan ini menegaskan, bahwa komitmen Tanjung Jabung Barat dalam memberikan akses kesehatan yang merata dan berkualitas kepada seluruh warganya di Kabupaten Tanjab Barat.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Presiden Republik Indonesia K. H. Ma’ruf Amin, didampingi Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Prof. Dr. Muhadjir Effendy, Presiden International Social Security Association Muhammad Asman, dan Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti.
Bahkan Kabupaten Tanjung Jabung Barat menjadi salah satu dari 5 (lima) Kabupaten/Kota di Provinsi Jambi yang berhasil meraih penghargaan UHC.
Penghargaan ini diberikan sebagai pengakuan atas capaian 95% penduduk Tanjab Barat yang telah terdaftar sebagai peserta JKN-KIS. Selain itu sebanyak 33 Provinsi 460 Kabupaten/Kota juga memperoleh UHC. Secara nasional, cakupan UHC pada tahun 2024 mencapai 98,19%.
Dari capaian yang baru saja diraih tersebut Bupati Tanjab Barat, Drs H Anwar Sadat, M. Ag mewakili pemerintah Kabupaten Tanjab Barat mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu dan bersinergi dalam menghantarkan Kabupaten Tanjab Barat meraih berbagai prestasi yang membanggakan tersebut.
Masih kata Bupati, dirinya juga mengapresiasi kepada seluruh instansi terkait serta masyarakat di Kabupaten Tanjab Barat yang selalu bersinergi dalam memajukan Negeri Serengkuh Dayung Serentak Ketujuan ini, sebab dengan bersinergitas yang baik akan membuat wilayah kita kedepannya akan terus maju dan berkembang.
” Dengan berbagai potensi yang kita miliki, tidak menutup kemungkinan kedepannya Tanjab Barat akan menjadi salah wilayah pusat perekonomian di Provinsi Jambi, ” ujar Ustad berharap.









