Wisuda dan Pengesahan Warga Baru, Bupati Tanjabbar Apresiasi Perguruan Silat PSHT Hadiri Wisuda Tingkat 1 warga PSHT, H. Hairan Disambut Antusias Ratusan pendekar Silat Tidak Tersentuk Pembangunan, Tiga Ruang Belajar SMKN 1 Tanjab Barat Roboh Akibat Rapuh Sandiaga Uno Akan Hadir Malam Arakan Sahur Sembilan Pejabat Eselon ll Tanjab Barat Dilantik Bupati di Jembatan

Home / Tanjab Barat

Kamis, 24 April 2025 - 18:54 WIB

Perda Ditegakkan! Truk Overload Bakal Ditindak di Wilayah Kota Kuala Tungkal

Tanjab Barat, Wartajambi.id – Dalam upaya menjaga ketertiban lalu lintas dan kenyamanan masyarakat, Bupati Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat), Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., mengeluarkan pernyataan tegas: truk bermuatan lebih dari 8 ton dilarang melintas di dalam Kota Kuala Tungkal.

Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Bupati Anwar Sadat dalam Rapat Koordinasi (Rakor) pengaturan lalu lintas kendaraan besar dan aktivitas bongkar muat barang di jalan dalam kota, Kamis (24/4/2025).

“Aturan ini bukan sekadar himbauan, tapi implementasi dari Perda Nomor 7 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Bongkar Muat Barang. Truk dengan muatan lebih dari 8 ton tidak dibenarkan melintasi Kota Kuala Tungkal,” tegas Bupati di hadapan peserta rakor.

Selain membatasi tonase, Pemkab Tanjab Barat juga mengatur lokasi dan mekanisme bongkar muat. Khusus untuk kebutuhan pokok seperti sembako, pemerintah telah menyiapkan lokasi khusus di Jalan Melati. Namun, kegiatan bongkar muat di lokasi ini harus dilakukan cepat dan muatannya tetap di bawah batas maksimal 8 ton.

“Kami ingin menjaga kelancaran aktivitas masyarakat dan menghindari kemacetan serta kerusakan jalan akibat kendaraan bertonase besar,” tambahnya.

Bupati juga meminta Dinas Perhubungan untuk segera menerbitkan surat edaran kepada para pengusaha. Truk yang mengangkut barang besar atau alat berat diwajibkan berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk mendapat pengawalan jika terpaksa melintas di jalan umum.

Rakor tersebut dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk Plt. Asisten I dan II Setda Tanjab Barat, Staf Ahli Bupati, perwakilan Kodim 0419/Tanjab, Kasat Lantas Polres Tanjab Barat, kepala dinas, Camat Tungkal Ilir, Serikat Buruh, dan perwakilan pengusaha.

Kebijakan ini disambut positif oleh banyak pihak yang menilai pembatasan tonase kendaraan di dalam kota sebagai langkah konkret menjaga keselamatan dan fasilitas umum. Kini, tinggal bagaimana pengawasan dan penegakan aturan ini di lapangan agar benar-benar berjalan efektif.  (Agn/*)

Baca Juga  Bupati Tanjabbar Hadiri Rapat Paripurna DPRD Provinsi Jambi Pengucapan Sumpah Anggota Dewan Periode 2024-2029

 

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Dari Gulma Jadi Karya Bernilai, Kerajinan Eceng Gondok Persit Tanjab Siap Berlaga di Ajang “PERSIT BISA 2” di Jakarta

Tanjab Barat

Anggota DPRD Soroti Pentingnya Kader Ideologis dalam Fit and Proper Test PAC PDI-P

Tanjab Barat

Hadiri Paripurna DPRD, Bupati Anwar Sadat Tegaskan Komitmen Transparansi dan Akuntabilitas Pemerintahan

Tanjab Barat

Semangat Pengabdian, Polres Tanjab Barat Rayakan HUT Bhayangkara ke-79 dengan Parade Upacara

Tanjab Barat

Pjs Bupati Tanjabbar Tinjau Jalan Rusak di Dua Desa

Tanjab Barat

Lebaran Penuh Keakraban, Ketua Komisi III DPRD Sambut Masyarakat di Open House Kediamannya

Tanjab Barat

Mutasi di Polres Tanjab Barat, Kapolres Harap Pejabat Baru Cepat Beradaptasi

Tanjab Barat

Laksanakan Apel Pergeseran Pasukan Pengamanan Tahapan Pilkada, Kapolres Tanjab Barat Tekankan Jaga Netralitas