Wisuda dan Pengesahan Warga Baru, Bupati Tanjabbar Apresiasi Perguruan Silat PSHT Hadiri Wisuda Tingkat 1 warga PSHT, H. Hairan Disambut Antusias Ratusan pendekar Silat Tidak Tersentuk Pembangunan, Tiga Ruang Belajar SMKN 1 Tanjab Barat Roboh Akibat Rapuh Sandiaga Uno Akan Hadir Malam Arakan Sahur Sembilan Pejabat Eselon ll Tanjab Barat Dilantik Bupati di Jembatan

Home / Tanjab Barat

Sabtu, 20 Juli 2024 - 14:33 WIB

Proyek APBN Selesai Dikerjakan, Gaji Tak Dibayar,  Tukang Meradang 

Tanjabbar, Wartajambi.id – Proyek pembangunan sekolah dasar dan menengah di kabupaten Tanjab Barat diduga bermasalah. Pasalnya, kontraktor pelaksana PT. Bumi Delta Hatten tipu pekerja hingga puluhan juta.

Miris nasib yang dialami para pekerja bangunan yang mengerjakan proyek sekolah dasar (SD) dikabupaten Tanjab Barat. Pasalnya pasca selesai pekerjaan proyek hingga kini upah kerja (tukang) tidak dibayar oleh pihak kontraktor pelaksana pekerjaan.

Hal itu diungkap tukang, “sampai saat ini upah kami tidak dibayar setidaknya ada 4 orang dari kami yang mengerjakan bangunan SDN 035.” Sabtu (20/07/24).

“Upah yang belum dibayar ada 4 orang, berpariasi angkanya jika ditotal ada 30 juta,” kata Tukang sedih.

Menurutnya juga, perwakilan kontraktor  yakni kepala tukang hingga kini tidak dapat dihubungi sementara dia adalah orang yang bertanggung jawab terhadap gaji pekerja di proyek ini.

“Nama kepala tungkang nya Ajir warga Sabak, dan sampai saat ini tidak bisa dihubungi artinya dia mau menipu kami,” timpal pekerja lainnya.

Terpisah kepala SDN 035/V Teluk Sialang, kecamatan Tungkal Ilir Ridwan, membenarkan adanya keluhan pekerja terkait gaji yang tidak dibayar oleh pihak pelaksana pekerjaan.

“Benar pak, kami juga mendapat keluhan para pekerja tersebut dan jumlahnya mencapai 30 jutaan,” ungkap Kepsek.

Saat ditanya apa langkah dan tindakan pihak sekolah setelah mendengar laporan dari para pekerja. Baik terhadap kepala tukang maupun kontraktor pelaksana pekerjaan.

Lebih lanjut menurutnya, pihak sekolah sudah mengupayakan dengan cara menghubungi kepala tukang yang selama ini sering berkomunikasi dengan sekolah.

“Sudah kami kontak kepala tukangnya pak, namun bukan nya memberikan jawaban malah nomor kontak kami di blokirnya,” terangnya saat dikonfirmasi via telepon.

Dari pantauan dilokasi, diketahui pelaksanaan pekerjaan PT. Bumi Delta Hatten melaksanan proyek rehab berat dan sedang sebanyak 15 sekolah Dasar (SD) di kabupaten Tanjab Barat, dari sumber dana APBN 2023-2024.

Baca Juga  Bupati Anwar Sadat: Pemerintah Harus Hadir Langsung, Bukan Hanya Seremonial

Sayangnya hingga berita ini diterbitkan pihak pelaksana pekerjaan, konsultan dan kepala tukang belum berhasil dikonfirmasi terkait upaya pekerja yang tidak dibayar hingga puluhan juta. (Tim)

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Presiden RI Kirim Sapi Kurban Jumbo, Bupati Tanjab Barat Serahkan untuk Masyarakat

Tanjab Barat

Anggota DPRD Soroti Pentingnya Kader Ideologis dalam Fit and Proper Test PAC PDI-P

Tanjab Barat

Hamdani Cup VII Resmi Ditutup, Wabup Katamso Dorong Pembinaan Bakat Muda

Tanjab Barat

Ketua DPRD Tanjab Barat Pimpin Paripurna III: Bahas LKPJ 2024 dan Pembentukan Pansus

Tanjab Barat

Ribuan Warga Tanjab Barat Dampingi, Hairan-Amin Daftar ke KPU

Tanjab Barat

Wabup Katamso: Pemda Dukung Honorer, Tapi Regulasi Pusat Jadi Kendala

Tanjab Barat

Bupati Promosikan Potensi SDA Tanjabbar di Otonomi Expo 2024, Ajak Investor Berinvestasi

Tanjab Barat

Albert Chaniago Tampung Aspirasi Masyarakat Suak Labu dalam Reses DPRD Tanjab Barat