Ketua DPRD Tanjabbar Ucapkan Gong Xi Fa Cai Bagi Warga Yang Merayakannya Sebanyak 14 KK dan 40 Jiwa 1 LansiaJadi Korban Kebakaran di Parit 1 Bupati Tanjabbar Hadiri Workshop Pengelolaan Keuangan di Bandung Wabup Tanjabbar Hadiri Gathering Bersama BRI Cabang Kuala Tungkal Wabup Hadiri Pelantilan BPD KKSS Tanjab Barat

Home / Pemerintahan / Tanjabbar

Sabtu, 11 Desember 2021 - 15:41 WIB

Dinsos Akan Beri Sanksi Tegas Kalau Ada Oknum Mengambil Keuntungan Dari BLT

Dinsos Akan Beri Sanksi Tegas Kalau Ada Oknum Mengambil Keuntungan Dari BLT

KUALATUNGKAL-WARTAJAMBI. id – Pemerintah Kabupaten Tanjab Barat, melalui Dinas Sosial, memberikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk masyarakat terdampak Covid-19. untuk penerima BLT APBD Perubahan tahun 2021.

Pemberian BLT yang di lounching Bupati Tanjab Barat, Drs H. Anwar Sadat, M. Ag itu, berjumlah sebanyak 3.388 Kepala Keluarga (KK).

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tanjab Barat, Sarifudin ditemui awak media di ruangannya, menegaskan, agar BLT ini yang memang diberikan pada masyarakat yang terdampak Covid, seharusnya jangan dimanfaatkan untuk mencari keuntungan oleh oknum-oknum tertentu. “kalau untuk keuntungan pribadi itu tidak boleh. Kalau ada yang menyalahgunakan maka Dinas akan memberi “sanksi tegas” pada oknum tersebut. Maka dari itu setiap orang itu wajib mengambil bantuan sendiri guna menghindari terjadinya penyimpangan,” pinta Sarifudin

BACA LAINNYA  Ada Pisang Berbuah 6 Tandan di Parit II Kuala Tungkal

Saat penyerahan bantuan, pihaknha telah menyampaikan jangan sampai ada pihak yang memanfaatkan bantuan ini. “kami tidak rela”. Apalagi sudah kita ketahui jika penerima bantuan itu adalah masyarakat tidak mampu,” tegasnya.

Soal pembagian bantuan tersebut, pihak Dinas berpedoman dari data yang diberikan aparat Desa/Kelurahan (Ketua RT). Jadi bagi masyarakat yang data keluarga tidak masuk ke dalam penerima bantuan, tapi memang layak untuk mendapatkan, pihaknya mengusulkan kepada RT, Lurah dan Kades untuk memasukan lagi, agar datanya itu, nanti bisa di Musyawarahkan di Mussyawarah Desa/Kelurahan.

BACA LAINNYA  Bupati Tanjabbar Hadiri Workshop Pengelolaan Keuangan di Bandung

Pada musyawarah desa maupun Kelurahan itu, harus diketahui BKTM, Babinsa serta petugas dari Dinas Sosial, PKH atau petugas Kesejahteran Sosial Kecamatan, sehingga bisa diketahui mana keluarga yang layak mana yang tidak,” jelasnya.

Kemudian, hasilnya akan disampaikan ke Dinas Sosial untuk dilakukan pengusulan berbasis data, untuk ditindaklanjuti dengan usulan ke Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS),” jelas Sarifudin.

Untuk diketahui penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) di Tanjab Barat disalurkan untuk 3 (tiga) bulan, mulai dari bulan Oktober sampai Desember 2021 dengan nominal Rp 300 ribu/ bulan nya.

“apabila bantuan ini ada juga dicurangi oleh oknum-oknum tertentu, maka pihaknya (Tim) akan melakukan penyelidikan dan segera diberi “sanski”, tandas Sarifudin lagi. (rtg)

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Kapal Larat KM Serba Guna Tumbur Jembatan WFC

Pemerintahan

Bupati Tidak Berikan Izin Bagi OPD/ASN nya Keluar Dari Tanjab Barat “Nataru”

Covid 19

Polres Laksanakan Vaksin Anak SD, Tidak Ditemukan KIPI

Kesehatan

Danrem 042/Gapu Dampingi Menko PMK Sidak RS Dr. Bratanata Jambi
Dua Sepeda motor adu kambing, saat dievakuasi

Peristiwa

Ngeri!! Legenda vs Scoopy “Adu Kambing”, 2 Orang Meninggal Dunia, 1 Kritis

Pemerintahan

Wabup Tanjabbar Hadiri Gathering Bersama BRI Cabang Kuala Tungkal

Ekonomi

No Arms, No Legs, No Worries

Peristiwa

Ada Pisang Berbuah 6 Tandan di Parit II Kuala Tungkal