KUALA TUNGKAL, Wartajambi.id – Kecelakaan maut kembali terjadi di jalur rawan Lintas Timur. Tiga unit truk besar terlibat tabrakan beruntun di Jalan Lintas Timur KM 109, Kelurahan Rantau Badak, Kecamatan Muara Papalik, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi, Rabu (13/8/2025) sekitar pukul 13.30 WIB. Insiden ini menewaskan satu sopir yang terjepit di dalam kabin.
Kapolres Tanjab Barat, AKBP Agung Basuki, S.I.K., M.M., melalui Kasatlantas AKP Stefan Lumowa, S.H., S.I.K., membenarkan kejadian tersebut. Tiga kendaraan yang terlibat antara lain R10 Hino tronton box nopol BL 8925 AJ, R10 Mitsubishi dump truck tronton nopol BH 8195 OU, dan R12 Camp dump truck trintin nopol BM 9544 XX bermuatan batu bara.
Menurut AKP Stefan, truk trintin bermuatan batu bara melaju dari arah Jambi menuju Pekanbaru. Saat melewati jalur menanjak, kemudian menurun dan menikung ke kiri, sopir diduga kehilangan kendali hingga kendaraan oleng ke kanan.
“Truk tersebut lebih dulu menyenggol bak sebelah kanan Mitsubishi dump truck tronton yang melaju dari arah berlawanan. Belum sempat berhenti, truk bermuatan batu bara itu langsung menghantam Hino tronton box yang juga datang dari arah berlawanan,” jelasnya.
Benturan keras membuat Hino tronton terguling ke kiri. Sopirnya, Juanda, terjepit di dalam kabin. Warga sekitar yang mencoba menolong harus menunggu proses evakuasi yang memakan waktu cukup lama. Juanda mengalami luka robek di kedua kakinya dan meninggal dunia saat perjalanan menuju RS Suryah Khairuddin Merlung.
Penumpang Hino tronton, Marzuki Usman, mengalami memar di mata kanan dan bahu kanan. Sopir Mitsubishi dump truck, Dedi Rahman, selamat tanpa luka. Sedangkan sopir truk trintin, mengalami lecet pada pinggang dan tangan kanan.
Kerusakan yang ditimbulkan cukup parah: kabin Hino tronton ringsek berat, Mitsubishi dump truck robek di bak sebelah kanan dan terguling, sementara truk trintin rusak pada kabin dan muatan batu bara tumpah berserakan di jalan.
Petugas kepolisian menemukan bekas goresan panjang di aspal, pecahan kaca, dan serpihan kendaraan. Lalu lintas di lokasi sempat macet total selama proses evakuasi, namun arus kendaraan perlahan kembali normal setelah ketiga truk dipindahkan ke Pos Lantas 104.
AKP Stefan mengimbau para sopir truk agar lebih berhati-hati saat melintas di jalur menurun dan menikung di kawasan tersebut. “Kecepatan dan kewaspadaan menjadi kunci untuk menghindari kecelakaan serupa,” tegasnya. (Den)









